PERINGATI HARI KESAKTIAN PANCASILA Teguhkan Nasionalisme dan Nilai Keislaman
- Kamis, 01 Oktober 2026
- TIM Humas Madrasah
- 0 komentar
KOTA GORONTALO — Madrasah Aliyah (MA) Alkhairaat Kota Gorontalo melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Kamis (1/10/2026), di halaman madrasah, Jl. Sultan Botutihe No. 16, Kota Utara, Kota Gorontalo. Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”
Upacara diikuti oleh kepala madrasah, Pimpinan Pondok, dewan guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa-siswi MA Alkhairaat Kota Gorontalo. Mengenakan seragam dengan atribut lengkap, seluruh peserta mengikuti rangkaian upacara dengan tertib dan penuh penghormatan sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala MA Alkhairaat Kota Gorontalo Ust. Ahmad Gandhi Dumoi, S.Ag., M.Pd.I. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa.
“Sebagai generasi muda dan santri Alkhairaat, kita harus mampu meneladani semangat perjuangan para pahlawan revolusi. Nilai keislaman dan nilai kebangsaan harus berjalan beriringan dalam membentuk pribadi yang beriman, berakhlak, mencintai tanah air, serta bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” pesannya.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini tidak hanya hadir dalam kehidupan nyata, tetapi semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Karena itu, Pancasila perlu dijadikan sebagai filter moral di era digital, sementara nilai-nilai keislaman menjadi fondasi dalam menentukan sikap dan perilaku.
Menurutnya, santri Alkhairaat harus mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Generasi muda tidak boleh mudah terpengaruh oleh informasi yang memecah persatuan, ujaran kebencian, maupun berbagai konten yang bertentangan dengan nilai agama, kemanusiaan, dan semangat kebangsaan.
Rangkaian upacara berlangsung dengan penuh hikmat, mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta pembacaan Naskah Ikrar Kesaktian Pancasila. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dan kemajuan bangsa Indonesia.
Melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2026 ini, MA Alkhairaat Kota Gorontalo berharap tumbuh kesadaran dalam diri setiap siswa bahwa menjadi santri tidak hanya berarti memiliki pengetahuan agama dan akademik, tetapi juga mempunyai tanggung jawab kebangsaan.
Semangat keislaman, keindonesiaan, dan ke-Alkhairaat-an diharapkan terus menyatu dalam diri generasi muda. Dari lingkungan madrasah, nilai Pancasila ditanamkan bukan sekadar untuk dihafalkan, tetapi untuk diwujudkan melalui sikap toleransi, gotong royong, disiplin, persatuan, kepedulian, dan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila tetap teguh, Indonesia tetap bersatu, dan santri Alkhairaat siap mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Pancasila pemersatu bangsa, santri Alkhairaat siap menjaga Indonesia.
#HUMASMAA