MATAMUDA Langkah Awal Mengukur Kesiapan Belajar Santri Baru
- Selasa, 14 Juli 2026
- TIM Humas Madrasah
- 0 komentar
Kota Gorontalo – Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Gorontalo mengawali Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan menyelenggarakan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) sebagai bagian dari upaya mempersiapkan peserta didik baru agar mampu beradaptasi dengan lingkungan belajar sekaligus mengukur kesiapan mereka mengikuti proses pendidikan di madrasah.
Kegiatan yang diikuti seluruh santri baru ini dirancang tidak hanya sebagai ajang pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi sarana pemetaan kesiapan akademik, mental, sosial, emosional, dan karakter peserta didik. Sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama, mulai tahun pelajaran 2026/2027 istilah MATAMUDA resmi digunakan menggantikan MATSAMA sebagai orientasi santri baru di madrasah.
Selama pelaksanaan MATAMUDA, peserta memperoleh materi mengenai profil Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Gorontalo, tata tertib, budaya madrasah, pembiasaan ibadah, penguatan moderasi beragama, wawasan kebangsaan, serta motivasi belajar. Selain itu, guru juga melakukan observasi terhadap kemampuan awal, kepercayaan diri, komunikasi, kerja sama, dan potensi setiap murid sebagai dasar penyusunan strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Kepala Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Gorontalo Ust. Ahmad Gandhi Dumoi S.Ag, M.Pd.I mengatakan bahwa MATAMUDA merupakan momentum penting untuk mengenali karakter dan kebutuhan belajar peserta didik sejak hari pertama mereka berada di madrasah.
"Melalui MATAMUDA, kami ingin memastikan setiap murid baru merasa diterima, nyaman, dan siap belajar. Kegiatan ini juga menjadi media bagi guru untuk mengenali kemampuan awal, minat, bakat, serta karakter peserta didik sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan mereka."
Menurutnya, hasil pengamatan selama MATAMUDA akan menjadi bahan evaluasi bagi guru dalam memberikan pendampingan kepada peserta didik, baik dalam aspek akademik maupun pembinaan karakter.
Para santri baru tampak antusias mengikuti setiap sesi kegiatan, mulai dari pengenalan lingkungan madrasah, permainan edukatif, diskusi kelompok, hingga penyampaian motivasi belajar. Melalui interaksi tersebut, guru dapat mengidentifikasi kemampuan adaptasi serta kesiapan belajar masing-masing peserta didik.
Pelaksanaan MATAMUDA diharapkan menjadi fondasi awal bagi terciptanya proses pembelajaran yang berkualitas sekaligus memperkuat budaya madrasah yang religius, disiplin, berprestasi, dan berkarakter. Dengan mengenali kesiapan belajar santri sejak awal, Madrasah Aliyah Alkhairaat Kota Gorontalo optimistis mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih tepat sasaran dan mendukung perkembangan potensi setiap peserta didik secara optimal sesuai dengan visi Madrasah Brilyan. MATAMUDA memang dirancang untuk membantu santri baru beradaptasi dengan lingkungan belajar serta membangun kesiapan mental, sosial, emosional, dan akademik sejak awal masuk madrasah. #HumasMA#
Artikel Terkait
SANTRI MA ALKHAIRAAT KOTA GORONTALO UNJUK KOMPETENSI PADA OLIMPIADE MADRSAH INDONESIA TINGKAT KOTA GORONTALO 2026
Kamis, 10 September 2026
Apel Pagi Istimewa, BNN Provinsi Gorontalo Edukasi Santri MA Alkhairaat tentang Bahaya Narkoba
Senin, 03 Agustus 2026
PTA ditutup dengan Api Unggun Awal Pembentukan Karakter Pramuka MA Alkhairaat Kota Gorontalo
Sabtu, 18 Juli 2026