Gerakan Literasi Madrasah: Para Santri Antusias Ikuti Kampanye dan Kelas Literasi
- Rabu, 06 Maret 2024
- TIM Humas Madrasah
- 1 komentar








Humas MA Alkhairaat Kota Gorontalo - Persatuan Pelajar Islam Alkhairaat (PPIA) MA Alkhairaat Kota Gorontalo pada hari Rabu (06/03/2024) melaksanakan kegiatan gerakan literasi madrasah yang mengambil tema "menuju generasi literat". Kegiatan tersebut diawali dengan kampanye literasi berupa sosialisasi dan pengumpulan rekomendasi buku yang diminati para santri MA Alkhairaat Kota Gorontalo. Kampanye ini dilaksanakan pada saat Apel Pagi sebelum jam pembelajaran dimulai yang bertempat di halaman madrasah.
Tak hanya sekedar sosialisasi. Gerakan literasi madrasah juga melaksanakan kelas literasi dengan model sharing time terkait pentingnya literasi dan tips menulis cerpen untuk remaja. Sharing time yang bertempat di Lab Komputer ini di isi dengan penyampaian materi dari Kak Julianur Husain, S.Ikom selaku pegiat literasi. Kelas literasi dibuka langsung oleh Kepala Madrasah Ustadz Ahmad Gandhi Dumoi, S.Ag, M.Pd.I. Turut hadir juga pada kesempatan tersebut Pembina PPIA ustadz Abdul Kadir Lawero, S.Pd, Ketua PPIA Rilyo Rafli Kasim beserta jajaran pengurus PPIA di lingkungan MA Alkhairaat Kota Gorontalo.
Dalam sambutannya pada saat membuka kegiatan kelas literasi. Kepala Madrasah Ustadz Ahmad Gandhi Dumoi, S.Ag, M.Pd.I menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas inisiatif dari PPIA untuk memfasilitasi pengembangan budaya literasi di lingkungan MA Alkhairaat Kota Gorontalo. "Apresiasi yang sebesar-besarnya kepada PPIA dan para santri yang telah berinisiatif membuat gerakan literasi madrasah. Saat ini memang kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah khususnya dalam hal pembelajaran lebih banyak menekankan pada kemampuan literasi. Kita tahu bahwa AKMI merupakan asesment yang mengevaluasi literasi peserta didik, sehingganya menurut saya program yang kalian buat ini sejalan dengan kebutuhan santri di madrasah. Terlebih perpustakaan MA Alkhairaat Kota Gorontalo mulai bertransformasi ke arah digital. InsyaAllah dengan hadirnya gerakan literasi dan perpustakaan elektronik di madrasah kita ini dapat memfasilitasi, mengembangkan dan memperluas potensi, keterampilan serta pengetahuan santri yang ada di MA Alkhairaat". Terangnya.
Sitti Nur Anisa Paulutu selaku kepala bidang penalaran dan keilmuan PPIA menjelaskan berbagai bentuk kegiatan dalam program gerakan literasi yang diinisiasi oleh bidang kepengurusannya itu. "Ada beberapa bentuk kegiatan yang kita lakukan pada gerakan literasi madrasah ini diantaranya yaitu sosialisasi tentang pentingnya literasi, kelas literasi berupa sharing time dan challenge literasi. Kami selaku pengurus PPIA periode 2024 melalui program ini mencoba untuk mempelopori terbentuknya komunitas forum literasi santri. InsyaAllah dengan terbentuknya forum literasi ini dapat membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi diri dan minat belajar para santri, sekaligus menjadi sarana kolaboratif dalam pengembangan keilmuan dan sumber-sumber bacaan dengan mengajak berbagai pihak di dalamnya, seperti perpustakaan, organisasi atau komunitas literasi lain yang ada di Kota Gorontalo dan masih banyak lagi. Saya rasa masih banyak agenda yang akan kami lakukan sebagai bagian dari gerakan literasi madrasah ini. Untuk itu, nantikan berbagai kegiatan keren dan menarik lainnya dari kami PPIA dan Forum Literasi Santri MA Alkhairaat Kota Gorontalo". Tuturnya.
Gerakan literasi madrasah yang dilaksanakan oleh PPIA mendapatkan perhatian yang luar biasa dari warga MA Alkhairaat Kota Gorontalo, baik itu pimpinan madrasah, staff dewan guru, maupun para santri. Pasalnya kegiatan ini adalah yang pertama dilaksanakan oleh PPIA. Pada kampanye literasi, para santri dan guru antusias menempelkan rekomendasi buku bacaan favoritnya pada mading yang telah disediakan. Hal tersebut bertujuan untuk lebih memperkenalkan dan memperluas referensi bacaan yang diminati. Sementara pada acara kelas literasi, para santri cukup bersemangat dalam menyimak dan mengikuti materi yang dibawa oleh Kak Julianur saat sharing time diadakan, terlebih para santri sangat aktif saat mereka diminta untuk menulis cerita yang sedang mereka pikirkan. Pada acara ini juga, santri menyimak dengan antusias penampilan vidio kreatif bedah novel yang dibuat oleh santriwati Sitti Nur Anisa Paulutu. Untuk info lebih detail terkait challenge literasi bisa dilihat pada postingan instagram PPIA MA Alkhairaat Kota Gorontalo. Akan ada hadiah menarik yang akan didapatkan setelah mengikuti berbagai Challenge Literasi yang telah diumumkan.
husein hasni/red
Dokumentasi: Chika